Tag

, , , , , ,

TerminalKekuatan Linux ada pada “command-line“-nya. Falsafah itu benar-benar terealisasi dalam berbagai hal, karena command-line lebih dari sekadar layar hitam dos-prompt milik OS tetangga sebelah. Kita bisa melakukan banyak hal dengan command-line Linux, mulai dari menginstall program, mensetting sistem, melakukan modifikasi file-file yang diinginkan, hingga mengkonversi multimedia, dan segala kebutuhan lainnya. Bukan hanya “pandai” melakukan banyak hal, command-line Linux juga lebih mempermudah segala proses pekerjaan.

Contoh kecil, artikel kali ini akan membahas cara mengkonversi file multimedia berjenis video MP4 menjadi audio MP3. Banyak cara bisa kita lakukan, tetapi saya akan menjelaskan cara termudah untuk melakukannya melalui command-line Linux yang nama programnya bisa jadi “Terminal”, “Konsole”, atau “Console”.

Buka Terminal, cek apakah kita sudah menginstall ffmpeg atau belum. Ketikkan ffmpeg. Jika belum terinstall, maka akan keluar pernyataan saran untuk menginstallnya. Install program ffmpeg dengan tool-tool yang dibutuhkan sebagai berikut. Ketik di Terminal:

# sudo apt-get install ffmpeg libavcodec-extra-53 libav-tools

Lalu klik “Enter”, dan masukkan password (kata kunci) root anda, kemudian klik “Enter” kembali. Tunggu proses penginstalan hingga selesai.

Selanjutnya, anda harus mengetahui di mana lokasi file yang ingin dikonversi. Jika sudah ketemu, silahkan ketik di Terminal perintah berikut:

# ffmpeg -i video.mp4 -f mp3 -ab 192000 -vn music.mp3

Keterangan:

ffmpeg = aplikasi yang digunakan mengkonversi

Opsi -i = menjelaskan di mana lokasi file anda (input)

video.mp4 = nama file video yang ingin dikonversi. Anda bisa gunakan path lengkap pada bagian ini, dan jangan lupa opsi nama file videonya harus sama dengan nama file video di komputer anda. Misalnya, file video yang ingin dikonversi bernama “linux-gemilang.mp4” dan ada di folder video yang ada di home milik aldy, maka penulisan path lengkapnya sebagai berikut: /home/aldy/video/linux-gemilang.mp4

Opsi -f mp3 = (format) memberitahukan ke aplikasi ffmpeg bahwa hasil konversi adalah ke format mp3.

Opsi -ab 192000 = memberitahukan ke aplikasi ffmpeg bahwa kita ingin hasil konversi (output) diencode ke 192Kbps (salah satu format encode MP3 yang standar)

Opsi -vn = menegaskan kepada ffmpeg bahwa kita tidak membutuhkan “isi video”nya.

music.mp3 = perintah terakhir ini untuk membuat nama file MP3 yang akan dibuat. Silahkan sesuaikan namanya dengan kebutuhan anda. File MP3 tersebut setelah selesai akan berada di dalam folder yang sama dengan file MP4 sumbernya.

Bagaimana? Sangat mudah bukan? Tidak ada yang mudah bagi orang yang tidak mau belajar.. 🙂 Selamat mencoba!

Iklan