Tag

, , , , , ,

Pengambil-alihan kekuasaan secara paksa seringkali mengundang masalah baru. Instabilitas negara mungkin akan terus terjadi beberapa tahun ke depan, bahkan beberapa “puluh” tahun ke depan. Kudeta kerap dibalas kudeta, penggulingan akan terus terjadi selama rakyat terlalu berharap besar akan adanya perubahan, tetapi tidak punya “kesabaran” yang besar untuk menjalani prosesnya. Semua harus serba instan agar tidak dicap lamban. Sayangnya, mengolah suatu institusi–terlebih negara–tidak semudah mengolah “mie instan”.

Ketika kita pernah mengalami, Presiden Soeharto lalu kemudian Presiden Abdurrahman Wahid dikudeta, saya bertanya kepada ayah, apakah perlu kita melakukan itu terhadap pimpinan yang dianggap “menyimpang” dari “rel”? Beliau menjawab, tidak ada kaidah khusus yang mengatur itu. Semua diserahkan kepada rakyatnya apa yang dianggap terbaik untuk mereka. Namun, beliau menggarisbawahi pernyataan Muhammad Asad, bahwa kewajiban bai’at dan taat kepada pemimpin selalu melekat selama pemimpin itu masih menjalankan “shalat”. Perkara “dosa-dosanya” yang lain serahkan kepada Allah untuk menghakiminya. Alangkah bijaksana rakyat yang memberikan kesempatan kepada pemimpinnya hingga akhir masa jabatan, lalu tidak memilihnya kembali jika tidak berkenan. Namun, mungkin rakyat sudah jenuh dengan segala cara-cara licik yang kerap dilakukan oleh incumbent untuk mempertahankan kekuasaan, sehingga mereka lebih memilih “jalan pintas”, tebas sebelum berakhir.

Saya bukan orang yang begitu mati-matian mengidolakan Presiden Mursi, tetapi saya ikut prihatin dengan kondisi yang terjadi di Mesir hingga hari ini. Hari di mana legitimasinya sebagai pemimpin sah negeri Kinanah telah direnggut oleh jutaan demonstran melalui kaki-tangan militer.

Ya, saya juga tidak berhak menyuarakan aspirasi, karena yang paling tahu kebutuhan dan kondisi yang lebih baik hanyalah rakyat Mesir sendiri. Namun beberapa persen hidup saya pernah dihabiskan di sana, dan sebagian hati dan cinta saya masih tertinggal di sana. Karena itu, hanya doa yang bisa saya kirimkan, semoga rakyat Mesir selalu dalam lindungan Allah swt. dan semoga segala harapan dan impian mereka untuk menjadikan Mesir lebih baik akan diberikan jalan yang termudah oleh Allah swt. Amin.

Sahabatku, bangsa Mesir, selamat menatap era baru. Doaku untuk kalian selamanya. [Ibn Dawam]

Iklan