Tag

, , ,

Manusia, ketika lahir orang-orang di sekitarnya tersenyum dan tertawa bahagia, sedangkan ia sendiri menangis karena fitrah kesucian dirinya menolak dihadirkan ke dunia yang penuh dengan carut-marut ini.

Sebaliknya, ketika meninggalkan dunia, ia akan tersenyum bahagia menyambut janji suci Rabb-nya yang tak pernah dusta, sementara orang di sekelilingnya menangis, merana.

Keadaan itu hanya untuk orang-orang “baik”, namun bagi yang sebaliknya justru ia akan menangis melebihi orang-orang yang ada di sekelilingnya, karena siksa yang dipersiapkan Allah baginya telah terlintas di depan mata.

Ya Allah biha.. Ya Allah biha.. Ya Allah bi husnil khatimah..
Berikan kami akhir yang baik sebagaimana Kau anugerahkan kepada orang-orang baik sebelum kami..
Tutuplah lembar hidup kami dalam sejuknya ampunan-Mu dan Kau telah berkati kami dengan keridhaan-Mu.. Amiin..

Orang hebat secara hakiki akan terlihat kehebatannya pada saat hidupnya di dunia telah berakhir, bukan pada saat nyawa masih dikandung badan. (Ibn Dawam)

Iklan