Tag

, , , ,

Mengamati berbagai status Facebook teman-teman, prosentasenya sebagai berikut: Berita/informasi umum (2,7%); Edisi narsis (5,2%); Status bot/sistem otomatis (3,8%); Kata mutiara/motivasi (2,1%); Asal cablak (1,2%); Sisanya.. curhat dan mengeluh (85%).

Jangan tanya datanya otentik atau tidak, karena kenyataannya FB lebih sering dipakai untuk mengeluhkan kondisi pribadi atau keluarga. Lebih bahaya lagi jika digunakan untuk curhat masalah-masalah yang bersifat pribadi dari diri pasangan masing-masing. Merusak aib pasangan sama saja merusak harga diri sendiri.

Hidup akan lebih suram jika hanya digunakan untuk mengeluh. Mari hadapi hidup lebih berani, tangguh, dan bijaksana, karena pastinya Allah swt. telah berikan semua yang terbaik untuk kita. Kalaupun terpaksa mengeluh, curhatlah keseluruhan masalah itu hanya kepada Allah. Yakinlah, Allah akan selalu senang mendengarkan doa-doa dan keluhan kita, dan memberikan solusi terbaik untuk penyelesaian masalah yang dihadapi. Tidak seperti teman-teman yang hanya bisa berkomentar, tetapi tidak pandai memberikan solusi. Atau lebih tragis, justru memperuncing masalah sehingga diri kita makin tidak terkendali.

Sebagai manusia yang dhaif, pasti saya pun pernah terjebak melakukannya. Namun, mari bersama-sama mulai saat ini kita berusaha memperbaiki kesalahan kita yang lalu. Hanya Allah-lah yang layak dijadikan tempat bergantung, yang tidak akan pernah mengecewakan sedikitpun.

Mulai hari ini, mari sama-sama katakan: PLEASE, STOP COMPLAINING ON FACEBOOK! Mudah-mudahan kita menjadi hamba-hamba yang beruntung dan berbahagia di dunia dan di akhirat. Amin.

Iklan