Tag

, , ,

Sahabat,

Begitu cerdas orang yang berilmu, tetapi tidak menganggap bodoh orang lain;
Begitu mulia orang yang berharta, tetapi tidak menganggap lemah orang lain;
Begitu hebat orang yang berpangkat, tetapi tidak menganggap rendah orang lain;
Begitu bijaksana orang yang berumur, tetapi tidak menganggap kecil orang lain;
Begitu luar biasa orang yang dihormati, tetapi masih pandai menghormati orang lain;

Tiada di antara kita yang sempurna. Semua kekurangan kita justru akan disempurnakan oleh orang lain. Kita berasal dari tanah yang terinjak, pada akhirnya kita akan dikembalikan menjadi tanah itu.

Semua yang kita miliki saat ini tidaklah berarti jika semua menjadikan kita lupa diri, buta mata hati, dan terjebak di dalam perangkap kesombongan.

Manusia akan dikenang karena amal baik dan budi pekerti yang luhur, mampu menjaga sikap, ucapan, dan perilaku. Manusia tidak akan pernah dikenang karena ilmu yang membuatnya angkuh, harta yang membuatnya rakus, pangkat yang membuatnya licik dan gila hormat, usia yang membuatnya hanya juara dalam jumlah uban, atau kehormatan palsu yang akan sirna tatkala jasadnya masuk ke liang lahat.

Sahabat, jadi mengapa kita masih saja sombong? mengapa kita masih saja merasa lebih hebat dari orang lain? tidak sadarkah kita, nanti pada saatnya segala perasaan itu akan menjadi saksi di hadapan Allah swt.? Na’udzu billah..

Semoga kita masih diberi kesempatan bertaubat dan semoga kita selalu diberi kekuatan untuk menaklukkan kesombongan diri sendiri. Amin..

Iklan